Artikel
MUSYAWARAH MASYARAKAT DESA DALAM RANGKA MEMECAHKAN MASALAH KESEHATAN
Selasa, 16 Juli 2024 - Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) digelar di Balai Desa Sambogunung hari ini dengan dihadiri oleh Pihak Puskesmas Dukun, Pemerintah Desa, tenaga kesehatan desa, dan perwakilan kader kesehatan desa.
(Pembukaan oleh MC, Ibu Lia Rahmawati)
(Kader Posbindu, Ibu Nur Husniyati saat memandu lagu Indonesia Raya)
Sebelum melakukan MMD, dilaksanakan Survei Mawas Diri (SMD) oleh kader kesehatan desa dan tokoh masyarakat yang dibimbing oleh petugas kesehatan desa dengan menyebarkan kuisioner secara online yang dapat diisi oleh warga. Terdapat sejumlah 98 warga yang menjadi responden dalam pengisian kuisioner tersebut. Hasil dari SMD kemudian dibahas pada kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) dengan dipaparkan oleh Nabilah Dwi Febriani selaku perwakilan dari pihak Pemerintah Desa.
(Pemaparan materi MMD oleh Nabilah Dwi Febriani)
Pada pemaparan tersebut dijelaskan bahwa hasil SMD yang telah dikumpulkan oleh kader menunjukkan beberapa masalah kesehatan yang dihadapi masyarakat Desa Sambogunung. Masalah tersebut kemudian dianalisis bersama dengan menyusun skala prioritas menggunakan metode USG (Urgency, Seriousness, and Growth). Metode USG merupakan suatu alat guna menyusun urutan prioritas masalah yang lebih dulu dicegah dengan skala likert 1-5 (nilai tinggi merupakan prioritas). Untuk penyusunan skala prioritas masalah kesehatan dipandu oleh Pihak Puskesmas Dukun, Ibu Widya Istianingsih, S.KM dengan meminta pendapat dari Pemerintah Desa, Kader Desa, Tenaga Kesehatan Desa, dan beberapa Tokoh Masyarakat.
(Penentuan skala prioritas dengan metode USG dipandu oleh Ibu Widya Istianingsih, S.KM dari Puskesmas Dukun)
Dari penyusunan skala prioritas tersebut mengerucut menjadi 3 masalah kesehatan yang memiliki urgensi tinggi sehingga perlu segera ditangani. Tiga masalah kesehatan tersebut meliputi :
1. Ibu hamil termasuk kelompok risiko tinggi
2. Lansia di keluarga tidak mengikuti posyandu lansia setiap bulan
3. Remaja jarang minum TTD (Tablet Tambah Darah)
Ke tiga masalah di atas kemudian dianalisis pemecahan masalah nya beserta sumber dana dan penanggung jawab masalah.
Setelah selesai memecahkan masalah kesehatan di desa dengan memperhatikan tingkat urgensi, keseriusan, dan perkembangan masalah, selanjutnya kegiatan MMD diisi dengan pemaparan materi terkait dengan IVA yaitu pencegahan dini kanker serviks.
(Pemaparan IVA dari Puskesmas Dukun)
Kegiatan Musyawarah Masyarakat Desa (MMD) berjalan dengan baik dan dapat dijadikan masukan bagi desa untuk memperbaiki masalah kesehatan yang timbul di lingkungan masyarakat.

P3D SAMBOGUNUNG 2022
Persyaratan Layanan Akta Kelahiran
Membangun Desa Lewat Gotong Royong

